Wednesday, 17 April 2019

Cara Membuat Nugget yang Lezat dan Menyehatkan

Cara Membuat Nugget Yang Lezat dan Menyehatkan
Nugget adalah salah satu makanan yang sangat digemari masyarakat saat ini, khususnya anak-anak. Nugget seringkali dijadikan sebagai pendamping makan nasi atau bahkan bisa juga dijadikan camilan. Cara membuat nugget cukup mudah sehingga olahan yang satu ini bisa jadi opsi menu harian Anda dan keluarga.

Nah agar nugget buatan Anda memiliki cita rasa yang lezat namun tetap menyehatkan untuk dikonsumsi, berikut akan dipaparkan ulasan tentang hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membuat nugget.

1. Nugget Ayam

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua daging ayam bisa dimanfaatkan untuk membuat nugget. Hanya bagian tertentu yang bisa dijadikan bahan pembuatan nugget. Namun yang sering digunakan adalah bagian paha karena bagian ini lebih nikmat dan gurih. Agar lebih gurih juga bisa menambahkan kulit ayam, hanya saja jangan menjadikan kulit ayam sebagai pengganti daging.

Untuk tepung yang digunakan harus sesuai dengan proporsi, tidak ada penambahan yang terlalu banyak karena akan membuat nugget lebih keras. Penggunaan tepung hanya 15-20% dari jumlah daging, dan bisa memakai tepung roti halus untuk menyatukan adonan nugget.

2. Nugget Sayuran

Untuk membuat nugget ini biasanya juga memanfaatkan proporsi yang sama dengan bahan membuat nugget ayam. Hanya saja bahan utama diganti menjadi sayuran untuk menambah variasi dari nugget. Berbagai macam sayuran bisa ditambahkan pada nugget. Namun yang paling sering dijadikan sebagai bahan nugget adalah bayam. 

Cara membuat nugget dari sayur bayam ini cukup mudah. Anda hanya perlu mencampurkan bayam ke dalam adonan. 

3. Nugget Seafood

Untuk olahan nugget seafood ada beberapa tips yang harus diperhatikan. Nugget dengan olahan udang dan cumi umumnya juga ditambahkan daging ayam atau ikan agar komposisi tepung yang tidak terlalu banyak. Namun jika menggunakan olahan ikan jangan ada penambahan bahan lainnya karena bisa menghilangkan rasa ikan yang akan diolah.

4. Teknik Pembuatan

Saat melakukan pembuatan nugget, daging harus dalam keadaan dingin agar tekstur yang dihasilkan bisa renyah dan padat. Selain itu adonan juga harus diuleni hingga benar-benar kalis. Akan tetapi jangan diuleni lagi apabila Anda sudah menambahkan tepung ke dalam adonan. 

5. Pengukusan

Pengukusan nugget bisa menggunakan api ukuran sedang. Karena api yang terlalu besar akan menghasilkan nugget yang tidak mengembang dan jika api terlalu kecil akan menghasilkan nugget yang keras.

6. Proses Panir

Proses panir tidak kalah penting karena proses ini yang menjadi ciri khas dalam olahan nugget. Lakukan proses panir dengan merata agar tampilan nugget lebih cantik dan semakin gurih. 

Agar tepung panir bisa merata, celupkan dulu nugget yang sudah dibuat ke dalam putih telur, lalu gulingkan nugget di atas tepung panir. Gunakan tepung panir yang kualitasnya bagu ya, karena ini juga mempengaruhi tampilan akhir maupun rasa nugget itu sendiri.

Tepung panir yang kasar akan menghasilkan nugget yang renyah, dan tepung panir yang halus akan menghasilkan adonan yang bisa menutupi dengan rata. Dan ada juga tepung panir yang hasilnya tidak terlalu renyah tapi menghasilkan warna yang cantik. Anda bisa memakai salah satu dari jenis panir maupun mengkombinasikan semuanya.

7. Proses Pembekuan

Dalam pembuatan nugget dengan jumlah banyak, kita harus menyimpannya terlebih dahulu dengan proses pembekuan agar dihasilkan nugget yang lebih padat dan tidak basi saat akan memasaknya. Sebelum dibekukan nugget harus digoreng setengah matang dahulu. Hal ini bertujuan untuk membuat nugget bisa tahan lebih lama.

Demikianlah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membuat nugget. Cara membuat nugget memang tidaklah sulit, namun jika hal-hal dasar seperti di atas dilewatkan maka akan mengurangi kualitas nugget yang dihasilkan. Oleh karena itu pastikan Anda juga memperhatikan poin-poin di atas ya!

No comments:
Write comments